Product Social Responsibility (PSR)

Operasi Katarak dari Tolak Angin untuk Negeri

Jumlah penderita katarak di Indonesia masihlah tinggi, terutama pada masyarakat yang tergolong kurang mampu. Ada lebih dari 3 juta penduduk Indonesia yang terancam mengalami buta karena katarak. Ketidakpahaman masyarakat bahwa katarak bisa disembuhkan dengan operasi, termasuk kesulitan biaya untuk pengobatan, mengakibatkan jumlah penderita katarak terus meningkat setiap tahunnya. Diperkirakan, jumlah penderita katarak meningkat 240.000 pasien tiap tahun, dan mayoritas termasuk masyarakat kurang mampu.

Selengkapnya

Alasan inilah yang membuat PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk., bergerak bersama melalui Tolak Angin untuk membantu dalam pemberantasan buta akibat katarak. Peresmian program ini dilakukan  pada 15 Januari 2011 oleh Wakil Presiden RI saat itu, Budiono. Hingga Agustus 2017, Tolak Angin yang digerakkan oleh PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, telah melakukan operasi katarak terhadap 50.608 mata.

Tolak Angin di bawah bendera PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk., bekerjasama dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia, Palang Merah Indonesia, dan berbagai Rumah Sakit, dalam melaksanakan program berkelanjutan ini. Pendaftaran program ini pun dilakukan secara langsung oleh  berbagai Rumah Sakit tadi, sehingga sasaran pasiennya lebih mudah dijangkau, selain sebagai tempat utama diselenggarakannya kegiatan ini.

Semoga upaya Tolak Angin yang membawa bendera PT Sido Muncul Tbk.  untuk membantu pemberantasan buta akibat katarak, terus bisa memberikan manfaat terbaik bagi banyak masyarakat Indonesia di seluruh negeri.