Tolak Angin di Development Basketball League (DBL) Indonesia

Pada tahun 2008, DBL telah mengukuhkan dirinya sebagai liga basket terbesar di Indonesia, dan hal ini pulalah yang menjadikan Tolak Angin bersemangat untuk berpartisipasi memeriahkan ajang ini. Setelah meraih sukses selama empat musim di Surabaya, kini DBL menggandeng Tolak Angin untuk menggelar liga basket ini di sepuluh kota, sepuluh provinsi.

Selengkapnya

Banyaknya peserta yang ikut berpartisipasi membuat Tolak Angin bersemangat. Apalagi, di tahun ini, demi memenuhi tuntutan peserta di wilayah Jawa Timur, DBL pun dibagi menjadi dua wilayah, yaitu North di Surabaya, dan South di Malang. Sembilan kota lainnya pun tersebar di sembilan provinsi. Belum lagi sambutan hangat yang diberikan masyarakat di berbagai provinsi tadi, dimana jumlah peserta dan penonton ajang basket ini membludak. Misalnya di kota Jogjakarta, lebih dari 16.500 orang menonton DBL dalam 6 hari pertandingan. Sungguh angka yang belum pernah dicapai sebelumnya dalam event basket.

Selain itu, karena melibatkan banyaknya anak muda, terutama pelajar, Tolak Angin yang merupakan brand obat herbal masuk angin yang terstandarisasi ini pun ingin ikut andil memeriahkannya. Tolak Angin berharap dapat menjaga daya tahan tubuh para  Student Athlete Indonesia, agar semakin mampu berkompetisi secara maksimal.