5 Ciri-ciri Masuk Angin Pada Anak yang Sering Diabaikan

2020-03-03 21:25:40 NOP

Anak-anak memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan apa yang dirasakannya. Baik dalam kondisi sehat maupun sakit. Sebagai orang tua, kamu dituntut untuk lebih jeli dalam melihat perubahan sikapnya.

Pada sebagian anak, ada yang menjadi lebih pendiam saat masuk angin atau sebaliknya. Namun, sikap tersebut seringkali diabaikan karena lebih mengarah seperti mencari perhatian daripada terlihat sakit. Saat anak masuk angin, memang sulit baginya untuk menjelaskan pada orang dewasa. Agar kamu tidak bingung, sebaiknya ketahui 5 ciri ciri masuk angin pada anak yang sering diabaikan berikut ini.

  1. si Kecil Menjadi Lebih Bandel

Anak kecil bandel? Ya, sikap tersebut memang bagian dari tahap belajar bagi dirinya untuk mengenal mana yang salah dan benar. Namun, jika si Kecil terlihat lebih bandel daripada biasanya kamu perlu mencarinya. Saat anak masuk angin dan merasa kesulitan dalam menjelaskan rasa tidak nyaman dalam dirinya maka, dia akan menunjukkan dengan emosi seperti marah, kesal, ngambek atau tidak mau bisa melakukan sesuatu dengan benar.

  1. Tidak Menghabiskan Makanannya

Anak anak memang memiliki kebiasaan tidak menghabiskan makanan yang tidak disukainya. Namun, hal ini sebenarnya bisa disebabkan oleh anak masuk angin. Pada gejala awal, biasanya si Kecil akan mulai kehilangan nafsu makan sehingga, nutrisi dalam tubuhnya tidak terpenuhi dengan baik. Jangan abaikan sikapnya yang satu ini ya, lebih baik segera tanyakan alasannya kenapa tidak menghabiskan makanan tersebut.

  1. Perut Menjadi Lebih Buncit

Saat ini, buang jauh jauh pemikiran jika anak gendut artinya dia sehat. Jangan senang dulu, hal ini bisa saja menjadi bagian dari ciri ciri masuk angin pada anak. Biasanya perut buncit bukan menandakan dirinya bertambah besar tetapi karena angin yang ada di dalamnya. Untuk memastikannya, kamu bisa memukulnya secara perlahan pada bagian perutnya. Jika terasa keras dan sulit ditekan maka, dapat dipastikan anak masuk angin.

  1. Tidak Mau Minum Air Putih

Air putih menjadi bagian penting dalam kehidupan semua orang, baik dewasa maupun anak anak. Seringkali anak anak lebih menyukai minuman yang terasa manis di lidah daripada tawar seperti air putih. Saat anak masuk angin, lidah cenderung menjadi lebih pahit daripada biasanya sehingga si Kecil tidak menyukai air putih. Biasanya, setelah gejala tersebut akan diikuti naiknya suhu tubuh si Kecil.

  1. Muntah Setelah Makan

Pada tahap ini, ketika kondisi anak masuk angin bertambah parah akan menunjukkan gejala yang lebih jelas seperti kehilangan nafsu makan. Hal ini dapat menyebabkan si Kecil merasa mual dan muntah setelah makan. Selain itu, jika dibiarkan dapat berdampak pada menurunnya kesehatan fisik si Kecil.

Itulah 5 ciri ciri masuk angin pada anak yang sering diabaikan oleh para orang tua karena sulit dibedakan. Pastikan, kamu tidak langsung memarahi si Kecil tetapi selalu tanyakan terlebih dahulu alasan dibalik sikapnya tersebut. Saat anak masuk angin, kamu bisa mengatasinya dengan memberikan obat herbal terstandar yaitu Tolak Angin Anak.

Khasiat Tolak Angin Anak dapat membantu mengatasi gejala masuk angin. Formulanya telah disesuaikan, sehingga dapat diberikan berdasarkan kebutuhannya. . Berikan 1 sachet pada anak berusia di atas 2 tahun. Jaga selalu kesehatan si Kecil dengan menyediakan produk Tolak Angin Anak di rumah ya.

Latest News