The

Heritage

Ramuan tradisional menjaga kesehatan Tubuh secara Alami

Tentang

Pertama kali diformulasikan pada tahun 1930

Kini, Tolak Angin telah diproduksi di pabrik terstandar GMP (Good Manufacturing Practice) milik PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. dengan bahan baku yang terus dijaga kualitasnya, serta higienis. Tolak Angin dapat mengatasi gejala masuk angin, seperti : perut kembung, mual, demam, dan sakit kepala. Tolak Angin terbukti efektif menjaga daya tahan tubuh, melalui indikator kenaikan sel T sebagai parameternya. Tolak Angin juga telah lulus uji toksisitas subkronik yang dilakukan bersama Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Hasilnya, Tolak Angin dinyatakan aman dikonsumsi dalam jangka panjang, sesuai dosis yang dianjurkan. Selain itu, uji khasiat yang dilakukan bersama Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang, menunjukan bahwa Tolak Angin terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan minum Tolak Angin 2 sachet setiap hari selama 7 hari berturut-turut, dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Natural Ingredients

"Waktu dan kesehatan adalah dua aset berharga yang tidak dikenali serta dihargai hingga keduanya hilang."

PENERAPAN

TEKNOLOGI

Teknologi yang di terapkan sudah mengacu GMP standar prosedur

Pelajari lebih lanjut

Proses Pembuatan

Tolak Angin diproses di pabrik tersatandar GMP (Good Manufacturing Practice)

Tolak Angin dibuat dari bahan-bahan alami dan telah melalui uji toksisitas, serta uji subkronik yang menyatakan bahwa Tolak Angin aman dan berkhasiat.

Pelajari proses pembuatan

Bahan baku untuk pembuatan Tolak Angin awalnya akan disortir terlebih dahulu dan diperiksa oleh tim QC sebelum dilakukan proses pencucian dan pengeringan. Setelah itu, bahan baku tadi akan ditimbang dan digiling, serta di screening agar terhindar dari kontaminasi logam. Barulah kemudian dilakukan proses ekstraksi dan pengujian di laboratorium agar Tolak Angin tetap terjaga kualitasnya.

Dalam menjaga mutu dan khasiat dari tiap produk Tolak Angin, baik yang berupa cair, serbuk, pil, dan permen, Tolak Angin selalu menjaga proses dengan baik mulai dari pemilihan bahan baku, penelitian khasiat bahan baku, pengolahan bahan baku, pengemasan, hingga proses pengepakan, agar tetap memiliki khasiat yang sama ketika berada ditangan konsumen.

Highlights From our history

Pada tahun 1930, Tolak Angin pertama kali diformulasikan oleh pasangan suami istri Siem Thiam Hie yang lahir pada tanggal 28 Januari 1897 dan wafat 12 April 1976 bersama istrinya Ibu Rakhmat Sulistio yang terlahir pada tanggal 13 Agustus 1897 dengan nama Go Djing Nio dan wafat 14 Februari 1983, dengan nama Jamu Tujuh Angin. Ketika perang kolonial Belanda yang kedua di tahun 1949, mereka mengungsi ke Semarang dan pada 1951 mendirikan usaha jamu dengan nama Sido Muncul, yang artinya “Impian yang Terwujud”, Sejak saat itulah, Ibu Rakhmat Sulistyo yang dibantu oleh 3 orang karyawannya memproduksi jamu yang kemudian berganti nama menjadi Tolak Angin.

pelajari sejarah kita