Technology

Technology

Tolak Angin sebagai obat herbal terstandar berkhasiat untuk mengurangi gejala masuk angin. Tolak Angin diformulasikan untuk pertama kali pada tahun 1930 dan mulai diproduksi dalam skala pabrik pada tahun 1951.

Tolak Angin diproduksi di pabrik berstandar GMP (Good Manufacturing Practices) menggunakan mesin-mesin berteknologi tinggi dengan pemeriksaan mutu yang sangat ketat.

Tolak Angin telah melalui berbagai pengujian ilmiah, yang dilakukan di laboratorium berstandar ISO 17025 agar dapat menjamin kualitas bahan baku dan produk kami memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan. Laboratorium ini meliputi:

Laboratorium Kimia dan Instrumentasi

Meliputi kegiatan dan fasilitas:

  • Uji zat aktif: TLC Scanner; Spectrophotometer; HPLC, UPLC
  • Uji logam berat: AAS; ICPMS
  • Uji Aflatoksin: TLC, Scanner
  • Uji Pestisida: GC, GC MS
  • Uji DNA: PCR
  • Uji ukuran partikel: PSA

Laboratorium Mikrobiologi

Kegiatan yang dilakukan di laboratorium ini adalah :

  • Pemeriksaan angka kuman
  • Pemeriksaan angka kapang
  • Pemeriksaan bakteri pathogen

Laboratorium Uji Stabilitas

 

Merupakan laboratorium yang dikondisikan untuk menganalisa stabilitas atau batas waktu kedaluarsa dari suatu produk, baik itu produk baru, produk dengan bahan pengemas baru maupun produk dengan material substitusi, Uji stabilitas dibagi menjadi 2 yaitu uji stabilitas real time dan uji stabilitas dipercepat. Metoda penyimpanan dipercepat menggunakan alat Climatic Chamber. Penentuan waktu kadaluwarsa menjadi lebih efisien karena tidak memerlukan waktu simpan yang lama.

Laboratorium Formulasi dan Produksi

Merupakan laboratorium untuk melakukan formulasi produk, baik produk baru maupun reformulasi dari produk yang sudah ada, uji raw material alternative maupun uji proses alternatif. Tersedia mesin-mesin skala pilot untuk mempermudah scaling up dari kapasitas laboratorium menuju kapasitas produksi.

Laboratorium Farmakologi

Dimana di laboratorium ini berbagai kegiatan :

  • Uji farmakologi : uji manfaat produk pada hewan → bila lolos, dilanjutkan uji manfaat pada manusia → hingga didapat formulasi terbaik.
  • Uji toksisitas akut untuk menjamin keamanan produk
  • Uji toksisitas subkronis untuk produk-produk yang digunakan jangka panjang
  • Uji teratogenik untuk produk-produk yang ada kemungkinan dikonsumsi wanita hamil.

Laboratorium ini bekerjasama dengan beberapa universitas, diantaranya : UGM, USD, ITB, UNDIP

Laboratorium Uji Manfaat

Laboratorium ini bekerjasama dengan beberapa lembaga, yaitu : Lab. Klinik (CITO, Prodia), UNDIP, JERMAN

Laboratorium IPC

Laboratorium untuk memantau produk hasil produksi.