Tahapan Produksi Tolak Angin

Di setiap tahapan proses produksi dilakukan proses pemeriksaan mutu yang sangat ketat mulai dari bahan baku yang dipergunakan, proses produksi yang dilakukan sampai produk yang dihasilkan.

Raw material berupa simplisia seperti jahe, daun mint, cengkeh, buah adas dan lain–lain yang datang ke pabrik akan diperiksa oleh tim QC sesuai spesifikasi yang ditetapkan. Bakan baku yang telah lolos pemeriksaan dilakukan proses sortasi, pencucian dan pengeringan sehingga didapatkan simplisia bersih yang telah siap untuk masuk ke tahap produksi. Simplisia bersih ditimbang sesuai formulasi, kemudian digiling kasar dan selanjutnya diekstraksi.

Proses Ekstraksi

Proses ekstraksi yang dilakukan meliputi proses perkolasi di mana simplisia akan dialiri cairan secara berkesinambungan sampai didapatkan hasil sari yang sesuai persyaratan. Sari yang didapat akan dipekatkan atau dievaporasi dan selanjutkan disterilkan. Ekstrak yang didapatkan akan disimpan di ruang cold storage sampai tiba saat dipergunakan.

Proses Produksi

Proses produksi Tolak Angin cair diawali dengan mixing atau pencampuran antara ekstrak dengan bahan tambahan lain seperti madu. Selanjutnya hasil pecampuran akan ditransfer ke tangki pendingin dan melalui gravitasi akan dipindahkan ke mesin filling untuk dilakukan pengemasan ke dalam sachet. Selanjutnya sachet akan dipindahkan menggunakan conveyor untuk dikemas dalam bentuk dos atau plastik, dan berikutnya ke dalam karton.

Uji Kualitas Produk

Proses pemeriksaan yang dilakukan di antaranya pemeriksaan zat aktif, pemeriksaan mutu misalnya organoleptis, viskositas, keseragaman bobot, kebocoran dan lain lain. Di samping itu dilakukan pemeriksaan cemaran jamur dan aflatoksin, cemaran pupuk, cemaran logam, cemaran bahan haram melalui pemeriksaan DNA babi.
Setiap bets produksi akan diambil sejumlah sampel untuk disimpan sampai masa kadaluwarsa sebagai sampel pertinggal atau retained sampel.
Secara periodic, sampel pertinggal ini akan dianalisa untuk memeriksa kestabilannya sekaligus juga bias dipergunakan sebagai pembanding seandainya ada complain di pasaran
Produk yang telah lolos pemeriksaan mutu siap untuk disimpan di gudang produk jadi dan selanjutnya dikirim ke distributor secara FIFO.

Scientific Research