5 Makanan Pencegah Masuk Angin yang Bisa Temani Liburan Kamu

Bagi kamu yang terserang gejala masuk angin saat sedang iburan tentunya ini bukan hal yang menyenangkan. Berikut ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mencegah masuk angin.

Selengkapnya

Libur panjang biasa akan diisi oleh sebagian besar orang yang ingin melakukan berbagai macam kegiatan yang menyenangkan bersama teman, sahabat, maupun mengunjungi kerabat. Biasanya banyak kegiatan yang dilakukan dalam sehari sehingga membuat tubuh mengeluarkan tenaga yang berlebih. Dengan padatnya jadwal liburan biasa akan memicu berbagai penyakit menyerang seperti gejala masuk angin. Seringkali gejala masuk angin ini dibiarkan begitu saja.

 

Jika dibiarkan terus menerus tanpa diobati dengan tepat, gejala masuk angin dapat mengganggu aktivitas liburan kamu. Agar kegiatan liburan kamu tidak terganggu sebaiknya kamu menjaga kondisi kesehatan kamu dengan memilih makanan pencegah masuk angin yang tepat untuk tubuh kamu. Berikut ada 5 makanan pencegah masuk angin yang dapat kamu konsumsi saat liburan, yaitu:

 

Bawang Putih

Bawang putih adalah salah satu makanan yang memiliki banyak khasiat yang dibutuhkan oleh tubuh. Antibiotik alami yang terdapat di dalam bawang putih yang dapat mengatasi gejala masuk angin. Zat zat allicin yang tinggi di dalam bawang putih yang dapat digunakan untuk mencegah tumbuhnya virus serta bakteri pada tubuh.

 

Banyak cara yang dapat kamu gunakan untuk mengkonsumsi bawang putih. Salah satunya dengan mengunyah secara langsung atau kamu dapat mencampurkannya dengan garam lalu menggerusnya. Jika kamu tidak dapat megonsumsinya secara langsung kamu dapat mencampurkannya ke dalam masakan seperti tumis sayuran atau pun ke dalam sup.

 

Jahe

Jahe telah sejak lama digunakan menjadi makanan penghangat tubuh untuk mencegah masuk angin. Jahe tidak hanya bisa digunakan dalam campuran masakan saja namun, jahe dapat seduh menjadi minuman wedang untuk menemani kamu menghadapi cuaca yang dingin dan lembap. Jika kamu tidak tahan dengan rasa pedas yang ditimbulkan oleh jahe maka kamu dapat menambahkan jeruk nitip untuk mengurangi rasa pedasnya.

Konsumsi Vitamin C

Vitamin C merupakan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit. Untuk kamu yang mengalami gejala masuk angin sebaiknya segera konsumsi vitamin C untuk mencegah masuk angin.

 

Kamu dapat mengkonsumsi vitamin C dari buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk. Atau kamu juga dapat mengkonsumsi vitamin C dalam bentuk tablet yang dijual di apotek.

 

Madu dan Lemon

Campuran lemon dan madu merupakan pilihan yang tepat untuk kamu yang menginginkan obat herbal yang alami serta enak. Dengan kandungan gizi yang baik dapat membantu proses peremajaan sekaligus regenerasi pada sel dalam tubuh, serta bisa mencegah masuk angin. Sedangkan lemon memiliki kandungan vitamin C tinggi yang juga bisa meningkatkan stamina tubuh.

 

Makanan Berkuah Hangat

Dengan mengkonsumsi makanan yang berkuah panas seperti sup ayam, tidak hanya lezat untuk dikonsumsi namun juga bisa menjadi makanan pencegah masuk angin lainnya. Bagi kamu yang merasakan gejala masuk angin tentunya akan merasa tidak bernafsu makan. Sup ayam untuk penderita masuk angin, sebaiknya dikonsumsi dengan kuah yang masih hangat.

 

Kamu dapat menambahkan pula merica atau lada ke dalamnya. Dengan perut yang kenyang maka istirahat pun akan lebih mudah dilakukan. Istirahat juga menjadi alternatif penyembuh penyakit terutama jika gejala masuk angin yang kamu rasakan semakin parah serta terlalu banyaknya aktivitas.

 

Tentunya kamu tidak ingin merusak liburanmu bukan?  Untuk menjaga tubuh tetap sehat dan kuat sepanjang liburan, sebaiknya kamu selalu menyediakan Tolak Angin cair dan bisa diminum sebelum mulai beraktivitas. Dengan kandungan 12 jenis tanaman herbal yang dapat membantu kamu mencegah terjadinya masuk angin dan meningkatkan daya tahan tubuh kamu. Nikmati liburanmu dan selalu sediakan Tolak Angin.